Pembelajaran Komunitas / Ekstrakurikuler Alat Komunikasi
PENDIDIKAN
Indonesia disebutkan memiliki 715 bahasa daerah. Namun, berdasarkan peta bahasa dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di tahun 2019, jumlah bahasa yang hidup di Indonesia sebanyak 718 bahasa daerah.
PEMBELAJARAN
Buah samangka rasana naon?
Bahasa Pengantar
Amis
Buah samangka teh warnanya naon?
Ujang ieu teh buah naon?
Beureum
Buah samangka
Bahasa daerah merupakan aset berharga suatu bangsa. Akan tetapi, paradigma masyarakat abad 21 menilai bahwa bahasa asing memiliki prestise lebih tinggi dibandingkan bahasa nasional dan bahasa daerah. Dengan kata lain, bahasa daerah berada di proritas ketiga dalam penggunaanya setelah bahasa nasional dan bahasa asing. Penutur bahasa asing juga dinilai lebih berpendidikan dan memiliki strata sosial lebih tinggi sedangkan penutur bahasa daerah dinilai dinilai memiliki strata sosial di bawah penutur bahasa nasional dan bahasa asing.
KOMUNITAS / STRAKURIKULER
Ibu, anakmu kang dak wanti-wanti...Kang dak khawatirke..Kak kok titipake ana pawiyatan luhuf iki...
KONTES KOMUNITAS GEGURITAN SD HARAPAN
Salah satu pemertahanan bahasa daerah dapat dilakukan melalui pendidikan. Kelompok kami menawarkan solusi dalam pemertahanan bahasa daerah melalui pembelajaran, kegiatan komunitas / ekstrakurikuler dan alat komunikasi wajib pada hari tertentu. Hal itu berfungsi sebagai upaya dalam mencegah pergeseran dan kepunahan bahasa daerah, mempersiapkan penutur bahasa daerah di masa depan & melestarikan budaya bangsa. Upaya ini dapat dilakukan di setiap sekolah sebab tidak memerlukan biaya khusus yang besar dalam penerapannya.
ALAT KOMUNIKASI
Sesuai kesepakatan yang telah didiskusikan, maka mulai minggu depan, MIM Al-Huda akan menerapkan peraturan baru yaitu mewajibkan seluruh warga sekolah menggunakan bahasa daerah setiap hari sabtu.
KEWAJIBAN PENGGUNAAN BAHASA DAERAH
Dalam proses pembelajaran, terdapat komunikasi antar pengajar dan pembelajar. Dalam konteks pembelajaran bahasa daerah, bahasa pengantar yang digunakan semestinya adalah bahasa yang tengah dipelajari. Misalnya dalam pembelajaran bahasa sunda, bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa sunda. Dengan demikian, terjadi proses komunikasi yang efektif dalam memperlajari bahasa daerah.
Pemertahanan bahasa daerah juga dapat dilakukan melalui berbagai komunitas atau kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Komunitas/ kegiatan ekstrakurikuler tersebut misalnya kelompok kesenian jawa, gamelan, geguritan, ketoprak, jathilan, dsb. Apabila peserta didik di sekolah mengikuti ekstrakurikuler kesenian tradisional tersebut, mereka secara tidak langsung juga tengah mempelajari dan menggunakan bahasa jawa sebagai alat komunikasi.
Kepala sekolah dan para guru di sekolah dapat mengondisikan peserta didik untuk menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi. Pada hari tertentu, seluruh masyarakat sekolah diwajibkan menggunakan bahasa daerah sebagai alat komunikasi. Hal ini kemudian dapat dijadikan sebagai pembelajaran bahasa daerah peserta didik secara aplikatif.
Vytvořeno přes 40 milionů storyboardů
K Vyzkoušení Není Potřeba Žádné Stahování, Žádná Kreditní Karta a Žádné Přihlášení!