Sapi kita telah dijual saat ibu melahirkan adikmu. Tidak apa Oswasa kita akan berjuang bersama dan tetap selalu berdo'a
Bagaimana jika kita meminjam uang terlebih dulu kepada tuan Chalis? tudak ada jalan lain lagi
Tidak! sudah cukup dengan dia merendahkan kita sebagi orang meminta-minta, tetapi, tetapi untuk Nataya aku akan coba kembali
Tenang ibu adik pasti sembuh jangan bersedih. Kenapa ayah tidak jual saja sapi kita?
Hendak apa kau datang kerumahku malam-malam seperti ini Osta?jika kau ingin meminjam uang maka aku tidak akan memberi jadi pulang saja!
Baiklah akan aku pinjamkan, tetapi kau perlu bekerja denganku tanpa aku gaji. Anggap saja potongan atas hutangmu bagaimana?
Baiklah, tuan demi putriku dan asalkan aku mendapatkan pinjaman
Tuan Chalis kumohon bantulah saya, anak saya sedang sakit tuan. aku akan melakukan apapun yang tuan Chalis perintahkan.#160;
Berikan saja kasihan sampai dia kena hujan seperti ini
Aku mendaptkannya, dan besok mungkin aku akan bekerja ditempat tuan Chalis sebagai penjaga ternaknya. Tetapi aku tidak akan beri upah. Tidak apa yang penting anak kita sehat dulu.
Bagaiamana? apakah akau mendapatkan pinjaman?
Tii tidak, aku takut dimarahi tuan Chalis
Merasa tidak memiliki biaya tuan Osawa memberanikan diri pergi kekediaman tuan Chalis dengan harapan mendapat pinjaman. Sesampainya, tuan Osta mengungkapkan niatanya tanpa disuruh masuk maupun disuguhkan makanan oleh tuan Chalis.
Kak kau kau....dapat berbicara?
Ia aku dapat berbicara selayaknya manusia. Aku telah mengetahui bahwa putriu sedang sakit, maka ambillah susuku dan berikan kepada anakmu dia akan langsung sembuh
Hujan malam itu sangat deras tuan Osta bertekuk dengan begitu lamanya hingga perjanjian pun kini teah disetujui oleh masing-masing belah pihak dengan syarat yang tidak wajar. Sesampainya dirumah...
Kau berani memerintahku?, dengar! apa kau tidak bisa melihat dengan kekayaan yang kita miliki saat ini, bagiku ini tidaklah cukup sampai aku menjadi orang paling kaya di kota ini!
Sadarlah, ini hanya titipan dari tuhan. Jika memang kau merasa sudah kaya lalu mengapa kau menjual susuk keledaimu terhadap orang miskin dengan harga yang tidak wajar?
Setelah berbincang mengenai keputusan perjanjian tersebut akhirnya mereka mencoba bersabar. Besok adalah awal bagi tuan Osman bekerja di peternakan tuan Chalis, dia ditugaskan untuk menjaga keledai yang beritanya baru membeli dari orang kaya.
Karena mereka pantas, sejatinya dunia ini tidak perlu manusia-manusia miskin seperti mereka, lihat saja banyak orang yang meminta-minta
Apa mereka fikir aku tidak bekerja?, biarkan saja selama masih berhubungan dengan imbalan harta maka tetap aku pertahankan keledai dan tetap menjual susunya!
Sudahlah! terserah kau saja tetapi jangan salahkan aku jika Tuhan marah padamu!
Keesokan paginya di kandang keledai tuan Osman langsung nmelaksanakan pekerjaannya hingga tanpa sadar ia bercerita dengan keledai dari putrinya yang sakit hingga kehidupan lainnya. Alangkah terkejutnya tuan Osman kala mengetahui bahwa sang keledai dapat berbicara layaknya manusia.
Tidak apa, lagipula dia tidak merawatku dia hanya memanfaatkan susuku terhadap orang-orang miskin yang kelaparan dengan mengharap imbalan. Dengan iming-iming susuku ajaib dan mereka tidak akan merasa kelaparan lagi.
Di lain tempat di dalam rumah megah tuan Chalis dia merasa sangat senang dengan pencapaian dari menjual susu keledai tersebut. Memang kebanyakan yang membeli dari kalangan orang-orang sederhana dan orang yang memiliki tingkat kekurangan finansial. Parahnya tuan Chalis menjual susu dengan harga yang tinggi bedanya mereka boleh hutang namun jika melebihi batas waktunya maka mendapat bungan atau memberikan salah satu ternaknya.
Perbedaan pendapat membuat tuan Chalis dan istrinya Amoria menjadi selisih paham. Watak keras kepala ditambah ketamakan dari tuan Chalis membuatnya lupa dengan adanya Tuhan, Perbuatan dosa itu tetap tuan Chalis tekuni hingga suatu ketika tuan Chalis berpapasan dengan seorang pengemis yang sangat kelaparan
Vytvořeno přes 40 milionů storyboardů
K Vyzkoušení Není Potřeba Žádné Stahování, Žádná Kreditní Karta a Žádné Přihlášení!