Unknown Story

Izveidojiet Storyboard
Kopējiet šo stāstu tabulu
Unknown Story
Storyboard That

Izveidojiet savu Storyboard

Izmēģiniet to bez maksas!

Izveidojiet savu Storyboard

Izmēģiniet to bez maksas!

Montāžas Teksta

  • Scene 1
  • Scene 2
  • Scene 3
  • Pada zaman dahulu, ketika Brahmadatta adalah Raja Benares, Bodhisatta terlahir didalam keluarga seorang tuan tanah. Bodhisatta tumbuh dewasa dan menjadi seorang laki-laki kaya. Ia memiliki seorang adik. Setelah ayah mereka meninggal, mereka harus melanjutkan usaha ayahnya. Suatu ketika mereka pergi ke sebuah desa, untuk menagih bayaran sebesar seribu keping uang.
  • Scene 4
  • Apa yang bisa kita dilakukan? Yang sudah hilang tidak dapat ditemukan lagi. Jangan mengkhawatirkannya.
  • Dalam perjalanan pulang, ketika sedang menunggu perahu di tepi sungai, mereka menyantap makanan yang dibawa. Boddhisatta melemparkan makanan sisanya ke Sungai Gangga untuk ikan-ikan, memberikan jasa kebajikan kepada makhluk dewata penghuni sungai. Dewi sungai menerimanya dengan puas, yang kemudian meningkatkan kemampuan gaibnya. Ketika merenungkan peningkatan kemampuannya ini, dia pun mengetahui apa sebenarnya yang telah terjadi
  • Scene 5
  • Bodhisatta terbaring sejenak ditanah dengan beralaskan pakaian luarnya, kemudian ia tertidur. Adiknya memiliki sifat suka mencuri. Dia ingin mengambil uang dari Bodhisatta dan menyimpannya untuk dirinya sendiri. Maka dia membuat satu bungkusan berisi batu yang menyerupai bungkusan uang, kemudia menukarnya dengan bungkusan uang yang sebenarnya
  • Scene 6
  • Dalam perjalanan pulang dengan perahu, saat perahu berada ditengah sungai, sang adik sengaja menggoyangkan sisi perahu dan menjatuhkan bungkusan batu yang dianggap sebagai bungkusan uang
  • Saudaraku, uangnya jatuh dari perahu! Apa yang harus dilakukan?
  • Dewi sungai yang sedang gembira karena jasa kebajikan yang diterimanya berhasil meniingkatkan kemampuannya, memutuskan memebalas kebaikan Bodhisatta dengan menjaga barang-barang milik Bodhisatta. Dengan kekuatannya, dewi sungai membuat seekor ikan bermulut besar untuk menelan bungkusan yang terjatuh dan dia sendiri yang menjaganya kemudian.
  • Ketika sang adik sampai dirumah, dia tertawa atas tipuan yang dilakukannya terhadap sang kakak. Diam-diam ia membuka bungkusan yang dibawanya. Ia kaget, ternyata bungkusan itu berisi batu. Jantungnya seolah mengering, ia terbaring lesu di ranjang dan berpegangan pada sisi ranjangnya.
Izveidoti vairāk nekā 30 miljoni stāstu shēmu