Questions About Remote Learning? Click Here

serangan umum 1 maret
Updated: 5/20/2020
serangan umum 1 maret
This storyboard was created with StoryboardThat.com

Storyboard Text

  • Satu bulan setelah Agresi Militer Belanda II yang dilancarkan pada bulan Desember 1948, TNI mulai menyusun strategi untuk melakukan pukulan balik terhadap tentara Belanda denganmenyerang konvoi Belanda, serta tindakan sabotase lainnya.
  • Jajaran tertinggi militer Divisi III merencanakan serangan militer ke Yogyakarta untuk membuktikan kepada PBB dan dunia bahwa Republik Indonesia dan TNI masih ada.
  • dr.Wiliater Hutagalung ini merupakan pimpinan Divisi I yang menyusun rencana daripenyerangan ini dan bekerja sama dengan Jendral Soedirman.
  • Pagi hari tanggal 1 Maret 1949, dilakukan serangan secara besar-besaran terhadapibukota negara, Yoggakarta, dibawah pimpinan LetKol Soeharto dan KomanandanBrigade 10 daerah Wehrkreise III. Pada saat yang sama, juga dilakukan serangandi kota Solo.
  • Dalam serangan terhadap Yogya, pihak Indonesia mencatat korban sebagai berikut: 300 prajurit tewas, 53 anggota polisi tewas, rakyat yang tewas tidak dapat dihitung dengan pasti. Menurut majalah Belanda terbitan Maret 1949, korban di pihak Belanda selama bulan Maret 1949 tercatat 200 orang tewas dan luka-luka.
  • Serangan Umum 1 Maret mampu menguatkan posisi tawar dari Republik Indonesia di dunia, mempermalukan Belanda yang telah mengklaim bahwa Republik Indonesia dan TNI sudah lemah.
  • UNITED NATIONSCOMMISSIONFOR INDONESIA
Over 13 Million Storyboards Created
Storyboard That Family