Questions About Remote Learning? Click Here

Konferensi Meja Bundar
Updated: 5/20/2020
Konferensi Meja Bundar
This storyboard was created with StoryboardThat.com

Storyboard Text

  • Saya anjurkan Hatta dengan Van Royen membahas tentang batas Yogya apabila pemerintah RI kembali ke Yogyakarta.
  • Perwakilan PBB untuk Indonesia yang berada di Jakarta mengusulkan Indonesia dan Belanda untuk mengadakan konferensi di Den Haag,Belanda atau yang disebut dengan Konferensi Meja Bundar. Pimpinan UNCI yaitu Merle Cocharn mengusulkan Moh. Hatta untuk hadir di sebuah perundingan sebelum Konferensi Meja Bundar.
  • Hatta yang pada saat itu sedang diasingkan di Bangka bersama tokoh-tokoh penting lainnya (seperti Soekarno, Sutan Syahrir, Agus Salim dan M. Roem) akhirnya setuju untuk terbang sendirian ke Jakarta pada 24 April 1949
  • Delegasi RI sudah menegaskan bahwa tidak mau menerima penyerahan kedaulatan di KMB apabila tidak kembali terlebih dahulu ke daerahnya di Yogyakarta. Pada 25 April 1949 Van Royen setuju Yogya diserahkan kepada RI (salah satu dari hasil perjanjian Roem royen). Sehingga KMB akan segera dilaksanakan
  • Konferensi Meja Bundar berlangsung dari tanggal 23 Agustus-2 November 1949. Konferensi Meja Bundar dihadiri oleh Perwakilan RI, Belanda dan BFO.
  • Tujuan diadakannya KMB:1. Meredam segala bentuk kekerasan Belanda2. Usaha memperoleh kedaulatan Indonesia3. Menyelesaikan sengketa antara Indonesia dengan Belanda
  • Di samping merupakan hasil dari Konferensi Meja Bundar
  • Belanda mengakui kedaulatan Indonesia sebagai negara federal dengan nama Republik Indonesia Serikat atau RIS.Hutang dari pemerintah Hindia Belanda pada waktu silam ditanggung oleh Republik Indonesia Serikat.Republik Indonesia Serikat dan Belanda tergabung dalam sebuah uni Indonesia – Belanda di bawah kepemimpinan Ratu Belanda.Pengekauan kedaulatan Indonesia dilakukan pada akhir tahun 1949.Penyerahan Irian Barat dilakukan paling lambat satu tahun setelah penyerahan kedaulatan.
Over 14 Million Storyboards Created
Storyboard That Family