Perjanjian Roem-Royen
Updated: 5/19/2020
Perjanjian Roem-Royen
This storyboard was created with StoryboardThat.com

Storyboard Text

  • Hentikan operasi militer!
  • PBB
  • Belanda diwakili Herman van Roijen (Royen).
  • UNCI
  • Muhammad Roem mewakili Negara Indonesia
  • 19 Desember 1948, Belanda menyerang Ibu Kota Indonesia di Yogyakarta. Peristiwa ini dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II. Belanda juga menangkap dan menawan Presiden Soekarno serta Wakil Presiden Moh Hatta.
  • Perjanjian Roem-Royen bagi Indonesia:• Memerintahkan "pengikut RI yang bersenjata" untuk menghentikan perang gerilya.• Bekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan. • Turut serta dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag dengan maksud untuk mempercepat "penyerahan" kedaulatan yang sungguh lengkap kepada Negara Indonesia Serikat dengan tidak bersyarat.
  • Langkah Belanda dikecam dunia. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada 4 Januari 1949 memerintahkan Belanda dan Indonesia menghentikan masing-masing operasi militernya.
  • • Belanda menyetujui kembalinya pemerintah RI ke Yogyakarta.• Menjamin penghentian gerakan-gerakan militer dan membebaskan semua tahanan politik.• Tidak akan mendirikan atau mengakui negara-negara yang ada di daerah yang dikuasai oleh RI sebelum tanggal 19 Desember 194x dan tidak akan meluaskan negara atau daerah dengan merugikan RI.• Menyetujui adanya RI sebagai bagian dari Negara Indonesia Serikat.• Berusaha dengan sungguh-sungguh supaya Konferensi Meja Bundar segera diadakan sesudah pemerintah RI kembali ke Yogyakarta.
  • United Nations Commission for Indonesia (UNCI) membawa perwakilan kedua negara ke meja perundingan pada 17 April 1949.
  • Perundingan itu menghasilkan keputusan:• Pengembalian Pemerintah RI ke Yogyakarta dilaksanakan pada 24 Juni 1949• Pasukan Belanda akan ditarik mundur dari Yogyakarta pada 1 Juli 1949.• Pemerintah RI kembali ke Yogyakarta setelah TNI menguasai keadaan sepenuhnya di daerah itu• Mengenai penghentian permusuhan akan dibahas setelah kembalinya pemerintah RI ke Yogyakarta• Konferensi Meja Bundar diusulkan akan diadakan di Den Haag, Belanda• Yogyakarta baru sepenuhnya ditinggalkan tentara Belanda pada 29 Juni 1949.
  • Setelah melalui perundingan berlarut-larut, akhirnya pada 7 Mei 1949 dicapai persetujuan.Persetujuan itu dikenal sebagai "Roem-Royen Statements" atau Perjanjian Roem-Royen.
  • Perjanjian Roem-Royen bagi Belanda
  • Untuk menindaklanjuti perjanjian Roem-Royen, pada 22 Juni 1949, diadakan perundingan formal. Soekarno dan Hatta dibebaskan dan kembali ke Yogyakarta pada 6 Juli 1949.
Over 14 Million Storyboards Created
Storyboard That Family