Perjanjian Roem Royen
Updated: 5/15/2020
Perjanjian Roem Royen
This storyboard was created with StoryboardThat.com

Storyboard Text

  • Serangan Belanda terhadap Yogyakarta
  • RATAINNN!!!
  • Penahanan Ir. Soekarno dan Muh. Hatta
  • Amerika Serikat
  • Belanda
  • Dewan PBB
  • Perjanjian Roem Royen dilatarbelakangi oleh adanya serangan Belanda terhadap Indonesia pada tanggal 19 Desember 1948 setelah proklamasi kemerdekaan, di Yogyakarta atau yang lebih dikenal sebagai Agresi Militer Belanda 2.
  • Perundingan Perjanjian Roem Royen
  • Indonesia
  • Perjanjian Roem Royen ini juga dilatarbelakangi oleh penculikan dan penahanan para pemimpin Indonesia, yaitu Ir. Soerkarno dan Moh. Hatta. Hal ini mengundang kecaman dari dunia internasional
  • Isi Perjanjian Roem Royen bagi IndonesiaMemerintahkan "pengikut RI yang bersenjata" untuk menghentikan perang gerilyaBekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamananTurut serta dalam KMB di Den Haag dengan maksud untuk mempercepat "penyerahan" kedaulatan yang sungguh lengkap kepada Negara Indonesia Serikat
  • 1.Pengembalian Pemerintah RI ke Yogyakarta dilaksanakan pada 24 Juni 19492. Pasukan Belanda akan ditarik mundur dari Yogyakarta pada tanggal 1 Juli 19493. Pemerintah RI kembali ke Yogyakarta setelah TNI menguasai keadaan sepenuhnya4. KMB diusulkan akan diadakan di Den Haag5. Soekarno dan Hatta dibebaskan dan kembali ke Yogyakarta
  • Peristiwa ini mengundang kecaman internasional, terutama Amerika Serikat dan Dewan PBB terhadap Belanda. Pada tanggal 4 Januari 1949, PBB memerintahkan Belanda dan Indonesia menghentikan masing-masing operasi militernya. Kecaman internasional ini kemudian membuat perlunya dilakukan perundingan Indonesia dan Belanda
  • Akhirnya, Perjanjian Roem Royen diselenggarakan pada tanggal 14 April sampai dengan 7 Mei 1949. Perwakilan dari negara Indonesia adalah Mohammad Roem dll, dan Belanda oleh Dr. J. Herman van Royen dll. Perjanjian ini melibatkan penengah yang merupakan United Nations Comission for Indonesia yang diketuai oleh Merle Cochran dari AS
  • Belanda
  • Perundingan Perjanjian Roem Royen akhirnya selesai pada tanggal 7 Mei 1949. Perjanjian ini ditandatangani oleh kedua perwakilan Indonesia dan Belanda, di Hotel Des Indes, Jakarta. Perjanjian ini akan berlanjut ke Komisi Meja Bundar yang akan diadakan di Den Haag.
  • Untuk menindaklanjuti perjanjian Roem-Royen, pada 22 Juni 1949, diadakan perundingan formal antara Indonesia, Belanda, dan Majelis Permusyawaratan Federal atau Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO) di bawah pengawasan Critchley (Australia). Perundingan tersebut menghasilkan keputusan-keputusan.
Over 14 Million Storyboards Created
Storyboard That Family