Rina dan Dini merupakan sahabat walaupun berbeda karakter. Rina adalah anak yang pendiam sedangakn Dini sebaliknya. Dini seorang pembual yang hobi memamerkan barang Rina.
(2) Iya, hehe.
(1) Rin, kemarin kamu habis beli laptop baru kan? Kerennnn ><
2
(3) Terima Kasih, Nak!
Rina mengalah dengan memilih nominal yang lebih kecil karena kasihan kepada ibu dan anak-anaknya.
(1) Selamat, kalian pemenang undian! Silahkan memilih hadiahnya.
(4) Kenapa dia pilih yang lebih rendah? Dia sangat bodoh!
(2) Saya pilih voucher belanja Rp 100,000. Yang Rp 250,000 untuk ibu saja.
3
(2) Tidak apa-apa. Aku kasihan kepada ibu itu.
(1) Kenapa kamu pilih nominal yang kecil, Rina??? Kamu bodoh sekali!
4
(2) *bingung* Rp 10,000 aja...
Keesokan harinya, Dini menceritakan kebodohan Rina kepada teman-temannya dan menguji Rina.
(3) Hahahahahaha
(1) Kalau kamu kukasih uang Rp 10,000 atau Rp 20,000, kamu pilih yang mana?
5
(3) Hahahahahaha
(2) Rp 50,000
Dini kembali mengejek Rina di depan kakak kelasnya.
(1) Kak Rifki, lihat keunikan temanku ini! Rina, kalau kamu kukasih uang Rp 50,000 atau Rp 100,000, kamu pilih yang mana?
6
Pada akhirnya, setiap perbuatan ada balasannya. Rina mendapat untung dan Dini tertunduk malu.
*terdiam*
Ya, dia memang unik. Dia cerdas karena memilih bersabar agar dapat untung, Coba kamu hitung berapa uang yang sudah kalian keluarkan? Jadi siapa yang bodoh? Hahahaha
Mehr als 40 Millionen Storyboards erstellt
Keine Downloads, Keine Kreditkarte und Kein Login zum Ausprobieren Erforderlich!