Sahabat Selamanya

Ustvarite Snemalno Knjigo
Kopirajte to snemalno knjigo
Sahabat Selamanya
Storyboard That

Ustvarite svojo snemalno knjigo

Preizkusite brezplačno!

Ustvarite svojo snemalno knjigo

Preizkusite brezplačno!

Snemalna Knjiga Besedilo

  • Seperti biasa. Pagi ini mentari indah bersinar. Kicau burung manyambut Senin dengan riang. Hari yang cerah namun kenapa galau, teriakku dalam hati. Apa karena dua sahabatku itu ya, Eona dan Ivanaka? Kejadian jumat kemarin masih menghantuiku. Saat mereka sama-sama berebut ingin bermaindenganku . Oh, aku butuh mamaku nih. Gimana dong! Biasanya aku selalu semangattapi kali ini seluruh tubuhku tidak kompak untuk bersemangat. Serasa membacapikiranku, tiba-tiba Mama ke kamarku dan langsung menyapaku.
  • sesampainya di depan kelas, aku langsung menarik kedua tangan sahabatku itu.
  • Ayo semangat ke sekolah ya, dan bicarakan baik-baik dengan kedua temanmu itu. Ingat, tidak baik menyimpan rasa kesal. Sahabat itu selamanya lho, kata mama melanjutkan seperti disiram air dingin yang menyejukan, rasa hatiku seketika itu berubah. Sedikit demi sedikit siramannya menyelimuti kemalasanku sedari pagi tadi, Aku segera beranjak, mengacuhkan ajakan selimutku yang berusaha manarikku ke dalam kehangatannya. Tidak! Aku harus tetap semangat,aku harus bertemu mereka karena aku sayang mereka berdua.
  • Selamat pagi sayang, sapa mama lembut. Aku pun langsung menjawab Mamaku. Selamat pagi juga mam, balasku manja.
  • Bete rasanya kalau musuhan, batinku. Masih terngiang pesan Mama pagi ini
  • Kalian berdua adalah sahabatku, jadi kita akan bergantian bermain bersama ya, sapaku sambil tersenyum lebar. Kita saling bergantian menemani ya Ke kantin…Ke perpustakaan…Makan bekal di dalam kelas…Atau bermain tic tac toe yang seru bersama…Aku berusaha menjelaskan kepada Eona dan Ivanka serempak tanpa janjian langsung bersama memegang tanganku. Akhirnya,selesai sudah selisih paham diantara kami bertiga. Tidak ada lagi yang merasa ditinggalkan atau dilupakan.
  • Bel pun berdering kencang, dan kami segera melepas tangan dan masuk ke kelas. Bahagia rasanya. Seyap sedari Jumat pun telah lenyap. Galau hati telah berganti.Senin yang dingin telah pergi. Terima kasih Mama, sahabatku semua telah kembali.
Ustvarjenih več kot 30 milijonov snemalnih knjig