Di era digital saat ini semakin banyak orangberbelanja melalui internet baik itu menggunakan komputer ataupun smartphone.Dan toko online tersebut dinamakan e-commerce.
Lalu ada yang namanya flow in e-commerce (alurpada e-commerce) meliputi penjual, pengguna teknologi dan teknologi pendukungserta koneksi jaringan komputer di dalamnya.
Logistics in e-commerce memiliki beberapa jenis,yaitu B2B (business to business), B2C (business to consumen), C2B (consumen tobusiness), C2C (consumen to consumen), B2B2C (business to business toconsumers), G2C (government to customer).
Logistics in e-commerce juga memiliki teknikatau strategi yaitu Set Strategy, Focus on the End-Customer, RedesigningCustomer-Focus Business Process, Wire Company for Profit, Foster CustomerLoyalty.
Alur ini dimulai dari pembeli yang terhubung keserver layanan aplikasi melalui koneksi jaringan komputer dan menggunakanaplikasi perantara misalnya web browser
Ada beberapa faktor-faktor pendukung e-commerceyaitu yang pertama ada perkembangan teknologi informasi, perkembangan perangkatkeras komputer yang memungkinkan komputer dekstop, perkembangan-perkembanganlunak komputer dalam bentuk aplikasi dan sistem operasi, perkembangan jaringankomputer yang makin meluas, gaya hidup masyarakat, dan dukungan dari pihak lainseperti bank.
E-commerce juga memliki gudang atau yang biasadisebut dengan e-commerce warehousing. Artinya adalah tempat penyimpanan barangfisik sebelum dijual secara online
Suatugudang harus memiliki yang namanya sistem manajemen, begitu juga dengane-commerce warehouse. Sistem manajemen gudang e-commerce/ e-commerce warehousemanagement
Pergudanganmencakup penyimpanan produk dengan aman dan terjamin, serta pelacakan di manabarang-barang berada, kapan barang itu tiba, berapa lama persediaannya, danjumlah yang ada pada waktu tertentu.
management system adalah sebuah sistem yangdigunakan oleh perusahaan untuk mengatur stok dan juga penyimpanan barang yangdikhususkan untuk transaksi melalui marketplace atau e-commerce.
Baik pembahasan selanjutnya yaitu mengenaiimpact e-commerce terhadap operasi gudang. Dari sudut pandang pergudangan,e-commerce bukanlah konsep yang homogen.
Namun,ada skala pengembalian tidak sebesar dalam kasus garasi. Dengan demikian, dalamhambatan pasar ini terhadap kemungkinan pengenalan perdagangan elektronik ritel(saat ini dibatasi oleh peraturan hukum) relatif mudah dilintasi.
Kerja sama dengan pelanggan yang ada di pasarB2B dengan syarat dan ketentuan yang tidak berubah, hanya melalui penggunaanbentuk komunikasi elektronik, pada prinsipnya, tidak banyak berubah. Contohpotensi implementasi e-commerce digudang adalah pasar distribusi farmasi, dimana apotek menerima pengiriman ukuran kecil bahkan beberapa kali sehari.
yangmerupakan pengalihdayaan proses logistik e-commerce ke perusahaan pihak ketiga.Proses ini mungkin termasuk pergudangan, manajemen inventaris, dan pemenuhanpesanan.
Pergudangan e-commerce juga berhubungan dengan3PL. Ada yang tau apa itu 3PL ? Third-party logistics atau logistik pihakketiga, umumnya dikenal dengan singkatan 3PL
Pembahasanterakhir seminar kali ini yaitu 3PL memiliki peran penting dalam e-commerceyaitu memfasilitasi kelancaran bisnis, teknologi yang ditawarkan, meningkatkanakurasi pengiriman, memberikan efektivitas pengiriman, mengakomodir pertumbuhanbisnis.
Pertanyaanyang selalu diajukan mengenai materi ini yaitu apa ada manfaat perusahaane-commerce bekerja sama dengan 3PL. Jawabannya tentu ada, diantaranya yaitu operasie-commerce yang lebih cepat dan terjangkau, penskalaan lebih mudah, akses kekeahlian industri, pengiriman lebih terjangkau, lebih banyak lokasi pengiriman,pelanggan lebih puas, resiko lebih kecil.
Sekianpenjelasan materi Logistics in e-commerce dari saya. Untuk sesi selanjutnyasaya akan membuka sesi tanya jawab. Jika ada yang ingin bertanya dipersilahkansebutkan nama dan pertanyaannya.
Over 40 Million Storyboards Created
No Downloads, No Credit Card, and No Login Needed to Try!