Pendekatan berbasis kekurangan/masalah(Deficit-Based Thinking)  akan memusatkan perhatian kita pada apa yangmengganggu, apa yang kurang, dan apa yang tidak bekerja.  Segalasesuatunya akan dilihat dengan cara pandang negatif.  Kita harus bisamengatasi semua kekurangan atau yang menghalangi tercapainya kesuksesan yangingin diraih.  Semakin lama, secara tidak sadar kita menjadi seseorangyang terbiasa untuk merasa tidak nyaman dan curiga yang ternyata dapatmenjadikan kita buta terhadap potensi dan peluang yang ada di sekitar.
Pendekatan  berbasis aset (Asset-BasedThinking) adalah sebuah konsep yang dikembangkan oleh Dr. Kathryn Cramer,seorang ahli psikologi yang menekuni kekuatan berpikir positif untukpengembangan diri.  Pendekatan ini merupakan cara praktis menemukan danmengenali hal-hal yang positif dalam kehidupan, dengan menggunakan kekuatansebagai tumpuan berpikir, kita diajak untuk memusatkan perhatian pada apa yangbekerja, yang menjadi inspirasi, yang menjadi kekuatan ataupun potensi yangpositif.
Menurut Green dan Haines (2002) dalam Assetbuilding and community development, ada 7 aset utama atau di dalam buku inidisebut sebagai modal utama, yaitu: Modal Manusia Sumber daya manusia yang berkualitas, investasipada sumber daya manusia menjadi sangat penting yang berhubungan dengankesehatan, pendidikan, kesejahteraan, dan harga diri seseorang.Pemetaan modal atau aset individu merupakankegiatan menginventaris pengetahuan, kecerdasan, dan keterampilan yang dimilikisetiap warganya dalam sebuah komunitas, atau dengan kata lain, inventarisasiperorangan dapat dikelompokkan berdasarkan sesuatu yang berhubungan denganhati, tangan, dan kepala.
Over 40 Million Storyboards Created
No Downloads, No Credit Card, and No Login Needed to Try!